
Ya, menulis blog masih sangat relevan hingga saat ini. Mungkin beberapa bertanya, bukannya sudah ada media sosial dan lain sebagainya. Kami akan menjelaskannya lebih dalam mengapa menulis blog masih sangat relevan hingga hari ini.
Pertanyaan ini muncul mungkin karena salah satunya adalah kenaikkan popularitas media sosial. Cara masyarat mengkonsumsi informasi sedikit berubah. Dahulu harus mencari informasi lewat website portal berita. Sekarang, cukup membaca informasi yang lewat di homepage media social kita.
Namun ada satu hal yang tidak berubah, yaitu jika seseorang ingin mencari sesuatu. Mereka sudah mengetahui sesuatu yang mereka harus cari. Umumnya akan langsung ke mesin pencarian dan mengetikkan kata kunci yang ingin dicari. Disinilah peranan blog masih sangat besar.
Dari blog, biasanya akan didistribusikan atau ditulis ulang ke bentuk media sosial yang lebih sederhana.
Secara statistik sebenarnaya blog sudah bergeser menjadi nomor 2. Nomor pertamanya adalah konten berbentuk video. Berikut ini urutan dari paling populer
Daftar Isi
Media sosial sangatlah terbatas. Setiap media sosial memiliki aturan penulisan konten tersendiri. Bisanya tidak bisa sebebas jika menggunakan blog atau website.
Sebagai contoh Twitter, media sosial ini membatasi pengguna hanya untuk 280 karakter saja. Walaupun bisa dibuat sebuah thread.
Contoh lain Instagram, media sosial ini hanya terbatas gambar saja. Kita akan kesulitan menjelaskan untuk setiap gambar ataupun sebaliknya.
Jadi, media sosial sangat cocok untuk mencuplik beberapa informasi sederhana tetapi tidak untuk yang kompleks, tetapi blog akan dapat menjelaskan sebuah hal lebih kompleks dan mendalam.
Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya, konten video menjadi urutan pertama setelah blog / website. Namun tiap bentuk konten memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Kekurangan konten berbentuk video adalah sulit mencari bagian-bagian tertentu tentang hal yang sedang dicari. Sehingga harus mencari dari detik pertama hingga akhir.
Jika blog tidak menguntungkan, maka portal berita seperti detik, kompas, tribun, kumparan, dsb tidak akan hidup hingga sekarang. Karena masih menguntungkannya bisnis media, maka blog masih tetap hidup.
Mereka tidak hanya fokus menggunakan blog saja, namun berbagai kanal seperti Instagram, Twitter, Facebook, Youtube, dsb.
Bisa, hal yang perlu diperhatikan adalah positioning. Jika head-to-head langsung dengan membuat website yang 100% sama persis biasanya akan kalah, kecuali memiliki dana dan strategi yang baik.
Lalu bagaimana?
Cobalah melakukan niche down dan memilih topik-topik yang tidak dijangkau blog-blog coorporate. Fokuslah ke kata kunci yang panjang dengan volume pencarian yang kecil. Biasanya blog-blog besar tidak akan masuk ke market ini. Untuk memahami hal ini, perlu belajar lebih dalam tentang riset kata kunci.
Fokuslah untuk mencari traffic yang berkualitas. Jangan asal traffic tinggi saja.
Semua bergantung dari tujuan akhir sebuah blog:
Fokus untuk mencari traffic yang nantinya akan dibelokkan ke tujuan akhir. Untuk dapat mendapatkan traffic perlu pengetahuan salah satunya tentang SEO.
Namun bukan hanya SEO saja yang dapat mendatangkan traffic. Media sosial juga dapat mendatangkan traffic website. Kombinasikan keduanya untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya ada N cara:
Rata-rata memerlukan 3-6 bulan paling cepat untuk mendapatkan uang yang signifikan dari sebuah blog.