
Marketplace adalah sebuah tempat bertemunya antara penjual dan pembeli, sangat mirip dengan Mall yang ada diperkotaan. Berbeda dengan toko online yang sifatnya hanya satu penjual saja.
Berikut marketplace-marketplace teratas yang mendominasi Indonesia:
Buat anda yang sering berbelanja online pasti sudah tidak asing lagi dengan dua marketplace teratas ini. Disana anda dapat mencari barang apapun dengan berbagai macam penjual, sehingga anda dapat memilih barang yang paling pas dari berbagai faktor.
Karena berbeda dengan toko online biasa, maka berbeda pula fitur-fitur yang harus ada. Berikut fitur minimal yang harus ada untuk dapat dikatakatan marketplace:
Diatas adalah fitur minimal yang harus ada, tetapi empat poin diatas hanyalah dari sisi pembeli dan penjual. Karena artikel ini menjelaskan tentang estimasi biaya pembuatan marketplace, maka harus ada sisi admin. Admin akan bertanggung jawab supaya marketplace ini dapat berjalan dengan baik. Berikut fitur-fitur dari sisi admin yang harus ada:
Pada dasarnya hampir semuanya harus dapat dilakukan oleh admin. Selain itu jika fitur ini lebih diperdalam, admin juga dapat memiliki admin-admin lain yang dapat membantunya. Dalam pengembangan software ini sering disebut Hak Akses, dimana setiap admin memiliki hak akses bergantung dari jabatannya.
Sebenarnya diatas adalah fitur-fitur yang masih sangat dasar, jika kita mengacu pada marketplace-marketplace raksasa sekelas Tokopedia, Shopee, ataupun BukaLapak ada banyak fitur yang mungkin tidak anda sadari. Contohnya sbb:
Tidak ada biaya pasti berapa yang perlu dikeluarkan untuk membuat sebuah marketplace. Semua bergantung dari fitur apa saja yang ingin anda buat.
Hal ini sama seperti saat anda ingin membuat sebuah rumah. Luas tanah bisa sama, tetapi desain dan apa saja yang ada dirumah tersebut akan membuat biaya pembangunan rumah menjadi tinggi.
Kami akan sajikan tabel estimasi harga untuk setiap poin-poinnya:
| No | Keterangan | Biaya Minimal | Biaya Maksimal |
| 1 | Analisa dan desain sistem | Rp12.000.000,- | Rp30.000.000,- |
| 2 | Desainer | Rp12.900.000,- | Rp18.000.000,- |
| 3 | Programmer | Rp12.900.000,- | Rp36.000.000,- |
| 4 | Tester | Rp12.900.000,- | Rp15.000.000,- |
| 5 | Project Manager | Rp18.000.000,- | Rp45.000.000,- |
| 6 | Server | Rp1.200.000,- | Rp3.600.000,- |
| 7 | Domain | Rp300.000,- | Rp300.000,- |
| 8 | Third Parties | Rp1.000.000,- | Rp1.000.000,- |
| Total | Rp71.200.000,- | Rp148.900.000,- |
Jadi, estimasi biaya pembuatan marketplace berkisar Rp71.200.000,- hingga Rp148.900.000,-
Kendati demikian, bukan berarti dengan biaya Rp148.900.000,- anda bisa mendapatkan marketplace sekelas tokopedia, karena harga diatas adalah harga rata-rata dengan fitur yang rata-rata pula.
Harga diatas masih belum termasuk optimasi keamanan website, dan penjagaan dari serangan-serangan cyber.
Masih banyak hal-hal yang sebenarnya belum tercakup disana, tetapi untuk permulaan, sebaiknya tetap dibuat sederhana dan berkembang seiring berjalannya waktu.
Jika memang marketplace yang dibuat ternyata memiliki kenaikkan yang cukup signifikan, barulah dapat ditambahkan fitur-fitur pendukung lainnya.
Membuat marketplace sendiri tidak sesederhana kelihatannya. Harga yang telah kami bahas diatas hanya sampai aplikasi selesai, namun untuk menjalankannya membutuhkan SDM yang mencukupi.
Hal ini sama seperti ilustrasi membuat pesawat. Pesawat bisa jadi dibuat hingga berhasil terbang, namun setelah serah terima masih perlu tim untuk menjalankannya seperti:
Jadi, anda harus paham betul tentang hal ini. Jangan sampai setelah jadi dengan fitur yang canggih, namun tidak ada tim yang dapat menjalankannya dengan baik.
Untuk mengetahui biaya, kita harus membedah fiturnya terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa fitur yang ada pada platform seperti Tokopedia:
Setelah itu, kita perlu membedah tenaga kerja yang diperlukan dan durasi pengerjaannya. Berikut tabelnya:
| Posisi | Jumlah Karyawan | Durasi (Bulan) | Gaji Per Bulan Per Orang | Total Gaji |
| Project Manager | 1 | 12 | Rp18,000,000 | Rp216,000,000 |
| Backend Developer | 3 | 12 | Rp12,000,000 | Rp432,000,000 |
| Frontend Developer | 3 | 12 | Rp12,000,000 | Rp432,000,000 |
| UI/UX Designer | 2 | 6 | Rp8,000,000 | Rp96,000,000 |
| QA Engineer | 2 | 6 | Rp8,000,000 | Rp96,000,000 |
| DevOps Engineer | 1 | 12 | Rp12,000,000 | Rp144,000,000 |
| Customer Support | 2 | 12 | Rp5,000,000 | Rp120,000,000 |
| Total | 14 | Rp1,536,000,000 |
Estimasi durasi yang diperlukan adalah 12 bulan atau 1 tahun dengan biaya berkisar Rp1,5 Miliar.
Bagaimana Jika Dikerjakan Sendiri?
Dengan mengerjakan sendiri, dapat memotong biaya tenaga kerja. Namun sebagai gantinya perlu waktu yang sangat lama.
Jika semua pekerjaan 14 karyawan dikerjakan sendiri, maka setara dengan 144 bulan atau setara dengan 12 tahun mengerjakan.