SEO: Konten Jangka Panjang (Evergreen) vs Sedang Trending

Dalam dunia digital marketing konten memegang peran yang sangat penting, konten menjadi media utama untuk memperkenalkan produk atau jasa. Tidak hanya memperkenalkan, bahkan konten juga bertujuan untuk mempengaruhi calon konsumen dari yang awalnya tidak minat menjadi memutuskan untuk membeli atau menggunakan produk atau jasa tersebut.

Konten sendiri ada banyak sekali jenisnya, dalam pembuatan konten juga harus disesuaikan dengan tujuan dari konten serta karakteristik dari audiens. Karena akan sia-sia jika Anda membuat konten tapi tidak sesuai dengan keinginan audiens.

Dalam dunia SEO konten bisa dibagi menjadi dua jenis konten besar, yaitu konten jangka panjang atau sering dikenal dengan evergreen. Sedangkan konten kedua adalah konten yang sedang trending.

Dua jenis konten tersebut tentunya memiliki perbedaan yang mendasar, dari namanya saja sudah terlihat perbedaannya. Mari kita ulas secara detail terkait dua jenis konten tersebut karena sangat berguna untuk menentukan jenis konten yang cocok untuk media sosial atau website Anda.

Konten Jangka Panjang(Evergreen)

Pertama mari kita bahas mengenai konten jangka panjang atau konten evergreen terlebih dahulu. Jadi yang dimaksud dengan konten evergreen atau konten jangka panjang adalah konten yang isinya akan tetap relevan dalam jangka waktu yang panjang.

Atau dengan kata lain konten evergreen adalah konten yang membahas mengenai topik-topik yang relevan untuk saat ini, namun topik-topik tersebut juga masih relevan untuk beberapa tahun mendatang.

Jika Anda pemilik website dan mampu menciptakan konten dengan jangka panjang tentunya akan sangat membantu meningkatkan trafik, karena pembaca akan selalu mencari topik tersebut meski sudah ditulis satu atau dua tahun yang lalu.

Kata kunci atau keyword dari konten evergreen sendiri biasanya juga cukup bersaing di mesin pencarian dan akan terus dicari. Karena sifatnya yang jangka panjang maka dalam membuat konten jangka panjang harus lebih berhati-hati, karena kualitasnya harus terjaga. Hal ini agar bisa menjawab masalah yang sedang dicari oleh pembaca. Konten jangka panjang sendiri bisa dianalogikan sebagai sebuah investasi dimana memiliki potensi trafik baik dimasa mendatang.

Sebagai contoh Anda membuat konten dengan keyword “tips menulis artikel seo” konten tersebut akan terus dicari oleh pembaca, karena dalam beberapa tahun kedepan topik mengenai seo akan cenderung sama atau meningkat.

Anda dapat belajar lebih banyak lewat posting ini: Cara Melihat Keyword Yang Banyak Dicari

Konten Trending

Berbeda dengan konten evergreen, konten trending merupakan konten yang dibuat berdasarkan pada peristiwa atau kejadian yang sedang tren saat periode waktu tertentu.

Namun konten trending ini bisa membuat trafik sebuah website meningkat dengan sangat cepat, apalagi isu yang dibahas merupakan isu yang besar dan menimbulkan banyak gejolak di masyarakat, tetapi setelah itu akan turun dengan cepat pula.

Salah satu website yang mengandalkan konten trending adalah portal-portal berita, dimana mereka akan berlomba-lomba untuk membuat konten yang sedang trending atau viral di masyarakat sehingga trafik bisa meningkat.

Konten Evergreen vs Konten Trending

Secara mendasar sebenarnya baik konten evergreen atau konten trending memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, meski tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan trafik website. Namun dalam pemilihan jenis konten juga harus disesuaikan dengan model dari websitenya. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan konten evergreen dan konten trending.

Kelebihan Konten Evergreen

Ada beberapa kelebihan konten evergreen jika dibandingkan dengan konten trending, diantaranya adalah sebagai berikut:

Tahan Lama

Jika berbicara konten evergreen tentu salah satu kelebihannya adalah lebih tahan lama dan dapat mendatangkan trafik selama bertahun-tahun selama konten tersebut masih relevan maka akan tetap dicari oleh pembaca.

Meningkatkan Kepercayaan

Selain meningkatkan traffic dan pertumbuhan website, konten evergreen juga akan membangun kepercayaan pembaca terhadap website, karena biasanya konten evergreen atau konten yang ditujukan untuk menjawab suatu masalah, didasarkan pada riset atau penelitian yang mendalam.

Kekurangan Konten Evergreen

Untuk kekurangan dari konten evergreen sendiri, membutuhkan waktu yang lebih lama dalam penyusunan kontennya, karena dalam menyusun konten jenis ini penulis harus melakukan riset terlebih dahulu dengan mengumpulkan berbagai informasi dari sumber-sumber terpercaya.

Kekurangan Konten Evergreen

Untuk kekurangan dari konten evergreen sendiri, membutuhkan waktu yang lebih lama dalam penyusunan kontennya, karena dalam menyusun konten jenis ini penulis harus melakukan riset terlebih dahulu dengan mengumpulkan berbagai informasi dari sumber-sumber terpercaya.

Kelebihan Konten Trending

Volume Pencarian yang Tinggi

Kelebihan dari konten trending atau yang sedang viral pastinya akan memberikan trafik yang besar untuk website dalam waktu yang sangat singkat, bahkan bisa dalam hitungan jam, karena jika Anda memuat konten yang sedang trending maka masyarakat biasanya secara bersamaan akan mencari informasi terkait dengan hal tersebut.

Penulisan Relatif Mudah

Kelebihan dari konten trending yang kedua adalah waktu pembuatannya jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan konten evergreen atau konten jangka panjang, karena Anda cukup memberikan informasi apa yang sedang trending tanpa harus banyak melakukan riset yang memakan waktu.

Kekurangan Konten Trending

Kekurangan utama dari konten trending adalah tidak akan menarik lagi untuk dibaca ketika topiknya di masyarakat sudah selesai. Tentu saja ini akan sangat berbahaya untuk website Anda, dimana trafik website akan mengalami penurunan yang sangat signifikan dalam waktu yang sangat cepat.

Cara Membuat Konten Evergreen dan Konten Trending

Ada beberapa cara untuk menemukan ide maupun membuat konten evergreen dan konten trending.

Cara Membuat Konten Evergreen

Untuk membuat konten evergreen atau konten yang sifatnya jangka panjang ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

Keyword

Untuk membuat konten yang berkelanjutan maka hal pertama yang harus benar adalah kata kuncinya. Jika Anda ingin membuat konten evergreen yang tetap dibaca orang sampai beberapa tahun kedepan, maka pemilihan kata kunci yang tepat sangat menentukan. Dalam menentukan kata kunci bisa menggunakan beberapa bantuan tools baik gratis atau berbayar.

Tipsnya dalam memiliki keyword untuk konten evergreen adalah pilihlah kata kunci yang memiliki search volume lebih besar dibandingkan dengan keyword lainnya. Karena keyword yang memiliki pencarian yang besar merupakan ciri bahwa keyword tersebut merupakan keyword yang menarik untuk audiens. Tetapi perlu diingat, keyword yang memiliki volume pencarian yang besar, cenderung memiliki persaingan yang ketat. Jadi pastikan website anda sudah memiliki cukup DA(Domain Authority) yang baik.

Misalnya Anda ingin membuat konten dengan keyword tools SEO Gratis, maka bisa menggunakan judul ‘10 Rekomendasi Tools SEO Cocok untuk Content Writer’. Dengan keyword dan judul tersebut kemungkinan akan tetap dicari sampai beberapa tahun kedepan selama pekerjaan sebagai SEO masih ada.

Belajar bagaimana Cara Mencari Keyword Turunan Step By Step

Riset yang Mendalam

Setelah menentukan keyword yang tepat, maka langkah selanjutnya adalah membuat artikel atau konten yang sangat diminati oleh audiens. Caranya bagaimana? caranya adalah dengan mencoba mencari tahu segala hal yang mungkin dicari oleh audiens sedetail mungkin.

Sebagai contoh sampai Anda ingin menulis mengenai sebuah artikel dengan keyword “cara diet sehat”, maka pembahasan dalam artikel harus mengulas kira-kira hal apa saja yang dicari audiens ketika ingin diet sehat. Mungkin dari pola makannya, model olahraganya seperti apa, sampai pola tidurnya.

Menggunakan Bahasa yang Mudah Dipahami

Yang terakhir yang perlu diperhatikan ketika membuat konten evergreen adalah menghindari bahasa yang sulit dipahami karena akan membuat audiens menjadi malas membacanya.

Cara Membuat Konten Trending

Sedangkan untuk membuat konten yang sedang trending ada beberapa caranya dan beberapa hal yang harus diperhatikan.

Cari Topik yang Sedang Viral

Yang pertama adalah melihat berita-berita apa yang sedang viral di masyarakat. Ada beberapa cara untuk melihat berita atau topik yang sedang viral. Salah satunya adalah memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok dan Twitter. Bahkan di Twitter ada fitur trending yang sangat memudahkan Anda untuk mencari konten apa yang sedang viral.

Gunakan Google Trends

Jika Anda website Anda berfokus pada konten yang sedang trending maka harus menguasai Google Trends yang memberikan informasi mengenai kata kunci atau topik apa saja yang sedang banyak dicari di Google. Tentunya ini akan sangat membantu Anda menemukan ide untuk konten trending.

Jenis Website yang Tepat untuk Konten Evergreen dan Konten Trending

Untuk masalah waktu dan platform yang tepat, mempertimbangkan karakteristiknya maka ada sedikit perbedaan.

Konten Evergreen

Untuk konten evergreen sendiri biasanya digunakan untuk website pribadi, website perusahaan atau website untuk bisnis.

Dimana pada website jenis ini tidak mempertibangkan berita-berita yang viral, melainkan mencari trafiknya secara organik dengan menyediakan informasi atau konten yang berguna untuk audiens.

Konten Trending

Sementara itu untuk konten trending biasanya digunakan untuk website portal berita, atau website yang memang berfokus untuk memberikan informasi terupdate kepada audiensnya. Karena konten trending sangat bergantung pada waktu postingnya.

Lebih Baik Konten Evergreen atau Konten Trending?

Lalu untuk masalah lebih baik konten evergreen atau konten yang trending, sebenarnya kembali lagi ke strategi marketing yang Anda gunakan.

Jika Anda fokus untuk menggunakan konten evergreen maka fokus pada kualitas konten dan optimalisasi SEO nya, sehingga konten tersebut berpotensi memberikan trafik untuk website Anda.

Akan tetapi jika Anda fokus pada konten yang sedang trending, maka pastikan bahwa mampu membuat konten secepat mungkin dan selalu mengikuti apa yang sedang viral di masyarakat. Karena konten yang trending cenderung lebih cepat ditinggalkan oleh masyarakat.

Penutup

Selain konten anda mungkin perlu tahu teknik Internal Linking untuk meningkatkan SEO website anda: Internal Linking Untuk SEO: Panduan Lengkap Optimasi SEO

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code