Cara Kerja Sponsored Content(Singkat 5 Menit Paham)

Apakah kalian pernah mendengar kata endorse? Kata ini sudah populer dikalangan sosial media terutama disaat Instagram mulai berjaya. Endorse adalah salah satu kegiatan mempromosikan sebuah produk atau jasa orang lain di akun sosial media ybs.

Banyak pemilik akun Instagram berlomba-lomba menaikkan follower untuk dapat membuka endorsement. Oleh karena itu kadang ada yang ingin menggunakan cara curang dan instan seperti membeli follower.

Sebenarnya jauh sebelum ada endorsement di Instagram, jauh sebelum sosial media ada, sudah ada yang namanya sponsored content. Sponsored content ini jauh lebih umum penggunaannya. Tugasnya masih sama, yaitu memposting sebuah postingan dari sponsor.

Sponsored Content ini cenderung iklan terselubung, jadi lebih terlihat organik dan asli. Ini yang membuat conversion rate-nya jauh lebih tinggi daripada iklan-iklan seperti biasanya. Walaupun ada pula yang memberikan tanda bahwa konten ini adalah Sponsored Content.

Berbeda dengan CPC/PPC dan Affiliate Marketing, Sponsored Content ini dibayar dimuka. Jadim tidak perlu menunggu ada pengunjung yang meng-klik ataupun membeli. Oleh karena itu, ini menjadi pilihan yang menggiurkan untuk para konten kreator.

Hampir semua platform media yang memiliki traffic pengujung dapat dibuat bisnis model Sponsored Content, termasuk website. Jika sebuah website sudah memiliki traffic yang cukup tinggi, biasanya akan ada tawaran-tawaran kolaborasi ataupun Sponsored Content.

Cara Mencari Sponsorship

Sebelum mencari sponsor ada baiknya traffic website sudah terbentuk terlebih dahulu. Jadi, sponsor akan lebih tertarik untuk memasang iklan berbentuk konten.

  1. Gunakan google untuk mencari bisnis sejenis atau mirip yang cocok dengan pengunjung website. Contohnya: Jika konten tentang server, maka bisa mulai mencoba mencari sponsor yang berkaitan dengan server ataupun web hosting.
  2. Kirim DM melalui sosial media
  3. Bergabung dengan group-group pada sosial media

Model Pembayaran

Pada umumnya model pembayaran adalah menggunakan harga per artikel, tetapi semua ini bergantung dari bagaimana kesepakatan kedua belah pihak. Jadi, tidak ada pakemnya.

  1. Pembayaran untuk tiap konten
    Sponsor akan membayar untuk setiap konten yang sudah dipublikasikan.
  2. Pembayaran untuk tiap konten selama kurun waktu tertentu
    Sponsor akan membayar untuk tiap konten dalam kurun waktu tertentu. Konten akan diturunkan jika sudah melewati batas waktu yang sudah ditentukan.
  3. Pembayaran untuk tiap konten tiap N bulan/tahun
    Sponsor akan membayar untuk konten untuk tayang dalam kurun waktu tertentu. Pembayaran dilakukan tiap bulan ataupun tahun. Selama sponsor membayar, konten akan terus ada.
  4. Pembayaran untuk memasang konten berkala tentang perusahaan X
    Sponsor akan membayar untuk membahas tentang perusahaan X dalam kurun waktu tertentu. Biasanya hal ini ada kesepakatan lebih detailnya, misalnya setiap minggu harus menerbitkan 1(satu) konten tentang perusahaan X

Tertarik?

Bagaimana? Apakah tertarik untuk mencoba bisnis model ini? Kami telah membahasnya bagaimana Cara Menghasilkan Uang dari Blog untuk pemula. Hal yang paling berat adalah meningkatkan follower ataupun traffic pengunjung, tetapi jangan patah semangat, dengan konsistensi, kami yakin siapapun dapat melakukannya.

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code